Mengenal Unsur-Unsur Komunikasi Lintas Budaya Dalam Berdakwah.
link journal dan artikel :
http://journal.unpad.ac.id ( JURNAL MANAJEMEN KOMUNIKASI KOMUNIKASI ANTAR BUDAYA DALAM PERSPEKTIF ANTROPOLOGI Oleh: Khoiruddin Muchtar, Iwan Koswara, Agus Setiaman)
https://media.neliti.com/media/publications/244405-prinsip-prinsip-dakwah-antarbudaya-341b4138.pdf
link artikel dengan judul: JURNAL BERITA SOSIAL Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam (PMI)/Kessos Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Alauddin Makassar Edisi I. Desember 2013/ISSN. 23392584 PRINSIP-PRINSIP DAKWAH ANTARBUDAYA Oleh : H. Baharuddin Ali
Link Youtobe :
Komunikasi Antar Budaya, channel caecellia ayu, di upload di tanggal 03 mei 2020
Dalam dakwah, unsur dakwah meliputi
dai, mad’u, metode, materi, media. Dan dalam komunikasi, unsurnya dalah
komunikator, komunikan, pesan, media, dan efek. Keduanya hampir sama maknanya,
hanya saja dalam unsur dakwah, efek tidak dicantumkan. Namun pasti setiap
komunikasi baik dilakukan dengan kemasan dakwah, akan tetap meberikan efek
tersendiri. Seorang da’i, dituntut untuk bisa menyampaikan materi kepada mad’u
secara gamblang dan dapat diterima oleh mad’u, ini merupakan keharusan. Karena
seorang da’i dianggap berhasil apabila ia telah mampu memahamkan mad’u-nya.
Dalam komunikasi, hal ini disebut komunikasi efektif. Untuk memenuhi tuntutan
tersebut, seorang dai harus bisa memahami kondisi mad’u.
Di sinilah letak pentingnya
komunikasi lintas budaya, karena dengan memahami budaya yang ada, maka dakwah
dapat dilaksanakan dengan baik. Salah satu metode yang digunakan dalam
berdakwah adalah dakwah bil hikmah, dakwah bil hikmah dilakukan dengan cara
yang arif dan bijaksana, yaitu melalui pendekatan sedemikian rupa sehingga
pihak obyek dakwah mampu melaksanakan dakwah atas kemauannya sendiri, tidak
merasa ada paksaan, tekanan, mapun konflik. Inilah yang bisa diterapkan dalam
konsep dakwah lintas budaya

Tidak ada komentar:
Posting Komentar